468x60 Ads

,

Cabang Biologi


Cabang-cabang biologi adalah ilmu-ilmu yang dikembangkan dari bidang biologi. Biologi sendiri adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk makhluk hidup. Berikut adalah kumpulan - kumpulan cabang biologi yang admin rangkum dari beberapa sumber

Acarologi, ilmu yang mempelajari tentang acarina (tungau)
Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya
Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga
Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.
Andrologi, Ilmu yang mempelajari tentang macam hormon dan kelainan reproduksi pria.
Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi.
Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba.
Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi)
Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis
Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan
Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup
Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi
Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu
Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi
Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya
Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone
Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan
Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan
Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya
Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang
Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
Farmakologi,ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia
Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga.
filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya
Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara
Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus
Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
Genetika kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel
Genetika molukuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel)
Genetika , cabang genetika yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi
Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium)
Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus
Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal)
Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya
Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup
Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan
Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh
Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean
Klimatologi, Ilmu yang mempelajari tentang iklim
Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa
Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang molusk
Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel
Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism
Miologi, ilmu yang mempelajari tentang otot
Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap
Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme
Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematod
Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal
Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem sara
Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ
Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung
Osteologi, ilmu yang mempelajari tentang tulang
Oftalmologi, ilmu yang mempelajari tentang mata ( penyakit mata )
Palaentologi, Ilmu yang mempelajari tentang fosil
Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen
Parasitologi, ilmu yang mempelajari tentang parasit
Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit
Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya
Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ
Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak
Philogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup
Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata
Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel.
Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa
Psikiatri, ilmu kedokteran jiwa
Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan pak
Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-par
Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang
Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis
Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia
Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel
Sanitasi, ilmu yang mempelajari tentang lingkungan
Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi
Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia.
Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup.
Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom)
Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wan ita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria
Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus
Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan

6 Cara Agar Otak Berkembang Pesat



1. Menantang
Lakukanlah sesuatu yang tidak lazim. Jika selama ini Anda ke kantor dengan mobil ber-AC, cobalah berjalan kaki, atau naik bus umum yang pengap. Cobalah menulis dengan tangan kiri bagi yang sudah terbiasa menulis dengan tangan kanan atau sebaliknya.

2. Baru
Belajarlah bahasa Cina, Arab, atau Sansekerta (tentu jika agan lebih dulu piawai dalam bahasa Inggris). Cobalah belajar bahasa daerah Anda secara lebih dalam.

3. Bermakna
Lakukanlah sesuatu yang memberikan nilai atau makna pada diri Anda. Bermain judi dan meminum alkohol sama sekali tidak memberikan makna buat anda. Cobalah terlibat dalam kegiatan sosial menyantuni orang miskin, anak yatim, atau (kalau Anda tergolong miskin dan yatim piatu lakukanlah pengabdian pada upaya menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup).

4. Umpan Balik
Anda mengirim foto ke panitia lomba foto. Sayangnya foto Anda dikembalikan karena kurang bagus. Setelah dikembalikan, Anda melakukan pencarian objek foto yang lebihmenarik. Ini artinya, kegagalan Anda itu memberikan dorongan untuk lebih berusaha keras.

5. Waktu
Cukupkanlah waktu Anda melakukan sesuatu. Jika terlalu pendek, maka sinapsis kita tidak terbentuk sempurna. Artinya, Anda harus melakukan sesuatu secara berulang-ulang.

6. Multimodalitas
Sebisa mungkin apa yang Anda lakukan merangsang lebih dari satu modalitas, baik itu modalitas dalam pengertian indra-indra, maupun modalitas dalam pengertian pikiran, emosi, dan konasi (gerakan).

10 Merk Produk Terkenal Di Indonesia

1. Aqua (air mineral)


Produk air mineral yang berada di bawah Lisensi danone ini memang memegang brand yang sangat cemerlang di Indonesia. hampir semua orang di Indonesia akan menyebutkan aqua ketika akan membeli air mineral. baik Ades,Machoa,Pristine, dan lain-lain, tetap dianggap sebagai Aqua oleh sebagian besar masyarakat Indonesia


2. Honda (sepeda motor)




Dalam bahasa jawa, sepeda motor sering disebut dengan Honda, padahal honda adalah merk salah satu produk sepeda motor. bahkan tak peduli apapun merk sepeda motor tersebut (baik Yamaha, Kawasaki, Suzuki,dll), masyarakat luas jawa tetap menyebutnya dengan Honda. Hal ini dikarenakan produk Hondalah yang paling pertama mengorbit di Indonesia, sehingga masyarakat Indonesia (terutama jawa)


3. Sarimi (mie instant)




Bagi banyak orang Indonesia, mie Instant biasa disebut dengan Sarimi. padahal kalian tahu sendiri, produk mie instant di indonesia bukan hanya Sarimi. melainkan ada banyak produk lain seperti Indomie, Mie sedap, Supermie, dan lain lain. Tapi rakyat Indonesia sudah kadung meyebut sarimi sebagai brand Mie instant walaupun produk mereka sudah kalah dengan Mie Sedap yang kini menjadi produk Mie Instant terlaris di indonesia


4. Baygon (obat nyamuk)




Seandainya kita disuruh untuk membeli obat nyamuk oleh orang tua kita, maka pikiran kita akan langsung tertuju pada produk Baygon, walaupun ada produk lain semacam Vape, Lavenda, dan yang lainya, tapi bagi Baygon tetaplah menjadi prioritas utama untuk penyebutan produk obat nyamuk


5. Softex




Inilah mastro produk pembalut wanita yang paling laris sekaligus paling terkenal di Indonesia, maka tak heran jika banyak wanita indonesia lebih suka mneyebut Softex ketimbang pembalut. selain karna softex adalah produk pembalut paling terkenal, softex juga merupakan produk yang paling mudah didapat


6. Vitacimin (tablet vitamin C)




Jika kalian sriawan kemudian ingin membeli tablet vitamin C, maka saya jamin kalain akan bilang begini pada si penjaga warung,"mbak! vitaciminnya ada nggak". tak heran, karna vitacimin adalah produk vitamin c non resep pertama yang mengorbit di Indonesia.


7. Chiki (snack makanan ringan)




Orang tua saya sering berkata pada adik saya begini "nanti uangnya jangan buat beli chiki, tapi ditabung saja". (padahal kan perasaan chiki sekarang udah gak eksis ya). Hal ini dikarenakan produk Chiki pernah menguasai pasar Indonesia sebagai produk snack yang paling terkenal di Indonesia. dan walaupun sekarang pamornya sudah menurun, brand chiki tetap masih mengena di mata masyarakat Indonesia.


8. Sanyo (pompa air)


Sanyo, begitulah masyarakat indonesia kebanyakan menyebut suatu alat yang berfungsi untuk menyedot dan memopa air itu, memang begitu adanya. Masyarakat Indonesia sudah mengganti nama pompa air dengan Sanyo. hal ini karna Sanyo adalah merk Pompa air pertama yang beredar di Indonesia.

9. Hansaplas (plester luka)




Dari sekian banyak merk Produk plester luka, hansaplaslah yang menjadi si nomer 1. dari dulu hansaplas memang sudah eksis menjadi produk plester luka paling terkenal, walaupun dulu sempat tersaingi oleh tensoplast, tapi kini hansaplas tetaplah menguasai pasar Indonesia di bidang plester luka.


10. Glukol (lem kertas)




Hampir semua institusi dan individu mengggunakan lem ini. lem Glukol, begitulah namanya. Lem ini seakan telah sangat melekat di hati masyarakat Indonesia. dari sekian banyak produk lem kertas (yang biasanya berakhiran ol), merk glukol tetap menjadi pilihan utama, selain itu juga karna lem glukol ini adalah produk yang paling banyak dijual.

Rumus Menyelesaikan Rubik Bagi Pemula

Sebelum kita mulai, sebaiknya kalian pahami dulu istilah-istilah yg akan saya gunakan untuk menjelaskan Cara Menyusun Rubik ini nantinya.
  1. Bagian-bagian Rubik :
    • Center Pieces : sisi Rubik yg hanya memiliki 1 warna saja, letaknya di bagian tengah dan biasanya dijadikan poros untuk memutar sisi Rubik. Jumlahnya ada 6.
    • Edge Pieces : sisi Rubik yg memiliki 2 warna, letaknya di bagian tepi, digunakan untuk membatasi sisi yg satu dengan sisi lainya. Jumlahnya ada 12.
    • Corner Pieces : sisi Rubik yg memiliki 3 warna, letaknya di bagian sudut. Jumlahnya ada 8.
  2. Langkah Pergerakan Rubik :
    • R (Right) : Memutar sisi rubik sebelah kanan searah jarum jam.
    • R' : Memutar sisi rubik sebelah kanan berlawanan arah jarum jam.
    • L (Left) : Memutar sisi rubik sebelah kiri searah jarum jam.
    • L' : Memutar sisi rubik sebelah kiri berlawanan arah jarum jam.
    • U (Up) : Memutar sisi rubik bagian atas searah jarum jam.
    • U' : Memutar sisi rubik bagian atas berlawanan arah jarum jam.
    • D (Down) : Memutar sisi rubik bagian bawah searah jarum jam.
    • D' : Memutar sisi rubik bagian bawah berlawanan arah jarum jam.
    • F (Front) : Memutar sisi rubik bagian depan searah jarum jam.
    • F' : Memutar sisi rubik bagian depan berlawanan arah jarum jam.
    • B (Back) : Memutar sisi rubik bagian belakang searah jarum jam.
    • B' : Memutar sisi rubik bagian belakang berlawanan arah jarum jam.
Ingat..! Semua gerakan diatas dilakukan hanya satu kali putaran saja atau 90° putaran. Dan untuk dua kali putaran atau 180° putaran, dilambangkan dengan menambahkan angka 2, misalnya L2, B2, U2...dst.

Oke, setelah kalian memahami istilah-istilah di atas, sekarang saatnya kita lanjutkan ke tahap-tahap penyusunannya.

Membuat Pola Cross (+)

cara menyusun rubik
Gb.1a
Tahap pertama dalam menyusun Rubik adalah dengan cara membuat Cross (+). Kita buat satu sisi Rubik (warna putih) menjadi bentuk Cross (+), seperti yg terlihat pada gb.1a.

Ndak ada algoritma khusus untuk membuat bentuk awal seperti ini. Semua dilakukan hanya berdasarkan logika sederhana saja. Kalian harus fokus pada Edge Pieces yg ada warna putihnya. Emmm... agak susah sebenernya bagi saya untuk menjelaskan langkah awal pembuatan bentukCross ini, tapi biarpun
susah, saya akan mencoba untuk memberikan sedikit gambaran sebagai arahan.
Pegang Center Pieces warna putih dengan ibu jari tangan kiri dan warna kebalikannya (kuning) dengan jari tengah..! Oke, sekarang kita anggab saja Center Pieces Putih sebagai Front (sisi depan). Selanjutnya, lihat warna dari Center Pieces sisi kanan..! Misalnya saja warnanya hijau. Cari Edge Pieces Putih Hijau lalu pasangkan warna hijaunya dengan Center Pieces-nya (hijau). Kalo kesulitan, lepaskan dulu ibu jari dari Center Pieces Putih. Dan setelah warna hijaunya sejajar, kembalikan ibu jari ke posisi semula. Setelah itu, putar sisi kanan rubik tadi (hijau) sampai Edge Pieces warna putihnya sejajar dengan Center Pieces-nya (putih). Gunakan Hijau sebagai poros putaran.
Nah... sekarang satu langkah telah selesai. Langkah selanjutnya adalah, putar Rubik 90° searah jarum jam dengan ibu jari dan jari tengah sebagai porosnya..! Oke... sebelahnya warna hijau adalah warna orange. Lakukan langkah yg sama seperti tadi.
Cari Edge Pieces Putih Orange lalu pasangkan warna orangenya dengan Center Pieces-nya (orange). Kalo sudah sejajar, putar sisi rubik tersebut (orange) sampai Edge Pieces warna putihnya sejajar dengan Center Pieces-nya (putih). Gunakan Orange sebagai poros putaran.

Lakukan hal yg sama pada kedua sisi yg lain, sampai terbentuk Cross seperti pada Gb.1b berikut ini.
cara menyusun rubik
Gb.1b


Lihat..! Di bawah warna putih, merah berpasangan dengan merah. Hijau berpasangan dengan hijau. Begitu pula dengan dua Edge Pieces lainnya, harus sama dengan Center Pieces-nya. Itu mutlak..!
Oke... setelah Cross terbentuk dengan sempurna, pastikan nanti letak sisi Rubik warna putihnya ada di bagian bawah (pindahkan ibu jari kalian sehingga sisi putih berada di bagian bawah).

Menyempurnakan Sisi Putih Sehingga Sisi Lainnya Membentuk Huruf T Terbalik

cara menyusun rubik
Gb.2a
Setelah pola cross terbentuk, langkah selanjutnya adalah menyelesaikan Corner Pieces Putih, sehingga nantinya warna sisi putih akan terbentuk dengan sempurna. Caranya, cari Corner Piecesyg ada warna putihnya kemudian letakkan sisi putihnya di bagian kanan dan warna lainnya harus berpasangan dengan Center Pieces-nya secara diagonal.
cara menyusun rubik
Gb.2b
Lihat pada Gb.2b, warna biru harus berpasangan dengan biru secara diagonal. Perhatikan garis kuningnya. Itu wajib..! Biru berpasangan dengan biru secara diagonal dan warna putih ada di sisi kanan.
Setelah posisi tersebut didapatkan, langkah selanjutnya adalah melakukan gerakan berikut,

R→U→R'

Nah... warna putihnya sudah pindah ke bawah kan sekarang...
Lakukan hal yg sama pada sisi-sisi lainnya. Putar bagian atas (gerakan U) sampai ditemukan posisi seperti pada Gb.2b untuk ketiga warna yg lain (satu demi satu), setelah itu lakukan lagi gerakan di atas.
cara menyusun rubik
Gb.2c
Kalau suatu misal jatuhnya diagonal berada di sebelah kiri seperti Gb.2c, lakukan gerakan kebalikannya :

L'→U'→L

Lakukan gerakan yg sama pada sisi-sisi berikutnya, sampai terbentuk pola seperti pada Gb.2a di atas. Pada gambar tersebut dapat kita lihat, warna putih sudah terbentuk dengan sempurna dan layer-layer diatasnya juga telah membentuk huruf T terbalik (lihat garis hijau).
Oke... langkah pertama sudah selesai.
Huuuuft... sedikit pusing kan? hahaha... sama, saya juga.

Menyempurnakan Layer Tengah

cara menyusun rubik
Gb.3a
Tahap ini adalah tahapan yg paling mudah untuk diselesaikan. Cara menyempurnakan layer tengah sangatlah sedehana. Pada tahap ini hanya akan terjadi tiga kemungkinan saja. Kalian bisa meng-aplikasikan langkah-langkah berikut untuk menyempurnakan letak posisi warna yg diinginkan. Lihat Gb.3b berikut ini.
cara menyusun rubik
Gb.3b
- Untuk memindahkan 1a ke 1b atau 2a ke 2b (atas ke kiri), lakukan saja gerakan berikut,

U'→L'→U'→L→U→F→U→F'

Dan untuk kebalikannya dari kiri ke atas,

F→U'→F'→U'→L'→U→L→U

- Untuk memindahkan 1a ke 1c atau 2a ke 2c (atas ke kanan), lakukan gerakan berikut,

U→R→U→R'→U'→F'→U'→F

Dan untuk kebalikannya, dari kanan ke atas,

F'→U→F→U→R→U'→R'→U'

Ndak usah khawatir, gerakan-gerakan di atas tidak akan merusak layer bawah dan juga bentuk T terbalik yg sudah jadi (Gb.2a).
Baiklah... setelah layer tengah terbentuk dengan sempurna, tahap selanjutnya adalah,

Membentuk Pola Cross Di Sisi Atas

cara menyusun rubik
Gb.4a
Sampai disini, Rubik Cube yg kita susun sudah 75% jadi. Tinggal beberapa langkah lagi ke enam sisi rubik akan tersusun dengan sempurna.
Untuk membuat pola Cross di sisi atas, cukup dengan cara melakukan gerakan berikut,

F→R→U→R'→U'→F'

Hanya dengan mengulang-ulang algoritma diatas maka akan didapatkan bentuk Cross seperti yg kita harapkan. Namun demikian jangan lupa, tetap perhatikan posisinya..!
cara menyusun rubik
Gb.4b
Lihat garis merah pada Gb.4b. Posisinya harus menghadap seperti itu. Jangan asal muter aja..! Karna sebenernya posisi yg ditunjukkan oleh garis merah itu adalah pola dasar dalam membuat bentuk Cross di sisi atas.
Abaikan saja dulu warna kuning yg lain (perhatikan hanya yg bergaris merah saja). Aplikasikan algoritma di atas sampai pola Cross terbentuk dengan sempurna di sisi atas. Dan setelah polaCross terbentuk, langkah selanjutnya adalah...

Menyempurnakan Layer Atas

cara menyusun rubik
Gb.5
Sebenarnya ada banyak sekali algoritma yg bisa kita aplikasikan untuk menyempurnakan layer atas ini (kuning). Setiap posisi berbeda algoritmanya tapi untuk saat ini, kita cukup menggunakan satu algoritma saja. Lakukan gerakan berikut berulang-ulang,

R→U→R'→U→R→U→U→R'

Berapapun banyaknya kita melakukannya, itu ndak akan merusak posisi layer dibawahnya. Lakukan saja sampai sisi Rubik warna kuning terbentuk dengan sempurna. Tapi jangan lupa, biar lebih efektif posisinya juga harus tepat.
Menyerupai Bentuk Ikan.
Lihat Gb.5, perhatikan titik merah yg ada pada gambar yg kedua !
Usahakan posisi awal sebelum memutar seperti itu ya... seperti bentuk ikan yg menghadap ke kiri.
Oke... setelah layer atas tersusun dengan sempurna, sekarang kita masuk ke tahap finishing.

Menyempurnakan Sisi Kanan

cara menyusun rubik
Gb.6a

Untuk menyempurnakan sisi kanan, terlebih dulu kita harus mencari dua warna yg sama seperti yg ditunjukkan oleh titik putih pada Gb.6a. Putar putar sisi atasnya, sampai ditemukan pola seperti itu. Kalau belum ada, lakukan gerakan berikut untuk membuatnya,

R'→F→R'→B2→R→F'→R'→B2→R2

Setelah pola tersebut ditemukan, sejajarkan dengan pasangannya. Pada Gb.6a diatas, warna yg sama adalah biru, maka sejajarkan biru dengan biru.
cara menyusun rubik
Gb.6b
Oke... sekarang letakkan sisi biru yg sudah terbentuk tadi (seperti Gb.6a), di belakang (Back), kemudian lakukan lagi algoritma di atas. Ulangi sampai didapatkan pola seperti Gb.6b.
Perhatikan Gb.6b, posisikan warna sisi yg sudah sempurna (orange) disebelah kanan..! Kalau sudah lakukan satu algoritma terakhir berikut ini, biasanya perlu mengulang dua kali untuk benar-benar membuat ke enam sisi Rubik menjadi sempurna,

L2→U'→B→F'→L2→B'→F→U'→L2

Selamat... kalian sudah berhasil menyusun Rubik Cube 3x3 dengan sempurna. Saya bisa, berarti siapapun juga pasti bisa asal mau belajar dan menghafalkan langkah-langkah di atas.