468x60 Ads

,

Harlem Shake Versi SPANSA ARSEL


            Siapa yang disini belum tau tentang Harlem Shake? udah tau semua kan? kalo belum tau nih biar mimin kasih penjelasan yang simple, padat dan agak jelas wkwkwk. gini loh, Harlem Shake itu adalah sebuah tarian yang berasal dari daerah Harlem, di sekitar New York. Tarian ini menyuguhkan seorang yang menari dengan mengenakan helm di antara sekerumunan orang yang terlihat bosan. Namun, seiring kerasnya dentuman musik, maka ruangan yang semula senyap itu menjadi penuh dengan orang yang menari secara tidak teratur.
               Saking terkenalnya Harlem Shake, sekarang banyak ditemui berbagai macam Video Harlem Shake di youtube. Bahkan adek-adek kelas mimin juga sampe ikut-ikutan bikin video ini juga. Sebenernya mimin dkk juga mau bikin juga sih, berhubung UN udh tinggal didepan mata niat bikin video Harlem Shakenya dibatalkan. daripada penasaran mau lihat "Harlem Shake Versi SPANSA ARSEL" karya adek-adek kelas mimin silahkan liat Video dibawah ini.

Harlem Shake Versi SPANSA ARSEL
video

oya, adek-adek kelas lagi mau bikin Harlem Shake lagi. Pengen liat videonya? jika iya, silahkan tunggu postingan saya selanjutnya

Cara Upload File Java Script Melalui Sites Google

Artikel kali ini akan membahas bagaimana cara me-upload file javascript, semoga bisa membantu sobat-sobat Blogger (Pemula/Newbie) seperti saya yang masih belum paham cara menggunakan widget yang menggunakan file Javascript. Bagi yang sudah mengerti,ini hanya sebagai referensi saja.

File .js bisa didapat melalui jasa Notepad. Nah, ada banyak tempat upload file yang berformat .js, diantaranya adalah Mediafire, Google, dll. Karena kita adalah seorang blogger maka gunakan saja fasilitas penyimpan yang sudah ada di google yaitu Google site, ataubisa juga memakai tempat penyimpanan file lainnya diluar google.

Situs Google adalah situs terbesar yang ada di Internet. Google menyediakan berbagai fasilitas, salah satunya adalah upload file (hosting).

Langkah-langkah Upload Javascript di sitesGoogle

1. Buka halaman Google site dan login disana.

2. Setelah masuk,sobat buat situs dengan cara klik CREATE atau BUAT


- Kemudian beri nama situs yang Anda inginkan:

- Setelah itu sobat buat laman / page dengan klik New page atau Laman Baru

- Beri nama misalnya "file JS" dan pilih File Cabinet atau Lemari File lalu klik CREATED atau BUAT 


- Setelah buat halaman, klik Add file atau Tambahkan File (browse/pilih file yang akan di upload)
- Setelah anda meng-upload file, Dapatkan kode .js seperti gambar dibawah:



Bentuk-Bentuk Tulisan Jurnalistik




       Efek perkembangan teknologi adalah semakin maraknya jurnalisme warga (citizen journalism) di berbagai media, baik cetak maupun online. Artinya, kebebasan untuk menuangkan ide, atau sekedar berbagi laporan dan pengamatan, menemukan akses yang jauh lebih mudah daripada era sebelumnya. Perkembangan ini, tentu saja berimbas pada kian sulitnya pembaca menentukan dan menyaring tulisan-tulisan yang hendak dibaca lantaran tulisan tersebar dan terserak dimana-mana. Pada beberapa kasus, judul tulisan dianggap menjadi salah satu faktor penentu yang mampu menjadi penarik minat baca. Judul-judul bombastis yang seringkali muatan isinya tidak berimbang.

      Jika di media cetak, pewartaan selalu mengalami proses penyeleksian sebelum naik cetak, namun bagaimana halnya dengan media online (dibatasi pada jurnalisme warga dalam blok-blok yang penghuninya mencapai ratusan ribu nama) yang cenderung kesulitan –baca kelelahan– untuk menyeleksi ratusan tulisan yang muncul dalam waktu sekian menit? Bisa saja tulisan hoax yang muncul kemudian dikonsumsi pembaca dengan tanpa sadar. Namun disini, bukan masalah seleksi menyeleksi yang akan diperbincangkan, lantaran hal tersebut berada diluar maksud dan jangkauan dari tulisan ini.

       Dalam penulisan jurnalistik, sebenarnya terdapat bentuk-bentuk tulisan jurnalistik yang umum ditemui dalam sebuah media. Media biasanya membagi-bagi ruangan atau rubrikasi untuk jenis-jenis tulisan yang akan dimuat. Rubrikasi dinamai dengan istilah-istilah atau nama yang ditetapkan oleh media itu sendiri. Misalnya rubrikasi tentang olahraga, politik, hiburan dan lain-lain. Yang menjadi fokus perhatian disini adalah, bentuk tulisan seperti apa yang akan mengisi rubrikasi-rubrikasi tersebut? Berikut adalah bentuk-bentuk tulisan jurnalistik yang telah umum dikenal, antara lain:

1. BERITA (STRAIGHT NEWS)
Sifat tulisan ini lugas, padat, singkat, jelas, memenuhi kaidah 5w + 1h + s (what, when, where, why, who, how, so what happen next). Tulisan jenis ini memiliki struktur piramida terbalik dan berkarakter hardnews. Cara penulisan diawali dengan lead atau teras berita.
Sebagai contoh:
     Sabtu, 26 Mei 2012 kemarin, terjadi perampokan di sebuah minimarket X di jalan Bekasi Timur. Perampokan dilakukan oleh dua orang pengendara motor dengan menyandera karyawan minimarket dibawah todongan senjata tajam. Polisi yang menangani kasus ini mengatakan bahwa perampokan dilakukan karena lokasi minimarket berada di daerah sepi.

What : perampokan
Who : dua orang pengendara motor
Where : sebuah minimarket X di jalan Bekasi Timur
When : Sabtu, 26 Mei 2012 kemarin
Why : lokasi minimarket berada di daerah sepi
How : menyandera karyawan minimarket dibawah todongan senjata tajam.

Tulisan jenis ini, umumnya terdapat dalam media harian. Keterbatasan waktu baca ditanggulangi dengan memuat seluruh inti berita pada paragraf pertama. Dengan sekali tegukan kopi, pembaca yang sibuk dapat menangkap isi berita dan langsung bisa berpindah membaca berita lain tanpa meneruskan membaca paragraf selanjutnya yang merupakan pengembangan dari paragraf utama.

2. REPORTASE/ LAPORAN
Merupakan jenis tulisan jurnalistik yang berupa “berita ditambah dengan nuansa

3. FEATURE/ TUTURAN
Jenis tulisan ini lebih lengkap dan terperinci ketimbang Berita dan Reportase. Kuncinya terletak pada bumbu imajinasi penulis yang mengajak pembaca untuk memikirkan sesuatu tentang sebuah kejadian (penggabungan antara berita dan fiksi). Yang bisa dikategorikan dalam tulisan ini antara lain: kesaksian pribadi, pendapat atau tuturan orang, human interest, riwayat hidup dan lain-lain.

4. ARTIKEL
Seluruh tulisan berupa opini (hasil pergumulan intelektual penulisnya), menyajikan gagasan secara sistematis dengan kajian yang logis.

5. OPINI/ EDITORIAL/ TAJUK RENCANA
Tulisan bentuk ini berupa ulasan penting dan merupakan kajian intelektual yang dilakukan secara intens serta mengarah pada kesimpulan, menggiring pembaca untuk memahami masalah. Dengan kata lain, tulisan jenis ini merupakan pendapat media.

6. KOLOM/ ESAI
Tulisan bersifat reflektif atau renungan yang merupakan penambahan dari artikel dimana menyangkut emosi, spiritual, imajinasi, menertawakan sikap tidak wajar dalam masyarakat, menyindir atau satir.

Dengan mengetahui bentuk-bentuk dari tulisan jurnalistik, diharapkan pembaca akan mendapat informasi yang sesuai dengan kebutuhan serta mampu memilahnya. Termasuk saat menyebarulangkan isinya. Di lain sisi, seorang penulis berita yang memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik, akan mampu memfokuskan tulisan agar tidak terjebak melulu pada opini-opini pribadi sehingga tidak menimbulkan polemik. Kecuali penulis memiliki maksud-maksud tersendiri.
Sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2012/05/27/bentuk-bentuk-tulisan-jurnalistik-460295.html

Cara Mengetahui Berat Loading Suatu Blog

Cara Mengetahui Berat Loading Suatu Blog - MasterAstronomi
Mempercantik tampilan blog dengan memasang segala pernak pernik accessories seperti widget , banner dsb, hingga membuat penampilan blog kita semakin cantik dan elegan, tapi itu harus dibayar mahal dengan loading yang lama karena blog kita menjadi berat alias gendut bin gembrot, apalagi kalau koneksi internetnya lambat. Itulah yang saya alami hingga lupa Mengukur Berat Dan Loading Blog ini.

Dulu pernah mimin diingatkan tentang seberapa berat blog ini dari seorang blogger senior, akhirnya mimin melakukan operasi besar ganti template, akhirnya tampil lebih pede dengan Wajah Baru Dengan Template Baru , dan berhasil menurunkan berat blog ini dari 210 KB menjadi 167,54 KB . Walaupun ini masih gendut karena katanya batas normalnya itu 100 KG, eeeh salah maksudnya 100 KB :)

Http://MasterAstronomi.Blogspot.Com

Ada beberapa tools online service yang menyediakan jasa untuk test kecepatan atau Mengukur Berat Dan Loading Blog atau website, namun ingat hal ini tidak termasuk : koneksi internet yang memang lambat , komputer kita yang memang lemot n jadul dan kesalahan alam lainnya , tool tersebut diantaranya :

1. Pakai Tool website speed test : Tinggal masukan URL Blog , klik Submit nanti akan tahu seberapa berat Sizze nya (KB) dan berapa lama loadingnya (seconds).

Http://MasterAstronomi.Blogspot.Com

2. Pakai Tool Pingdom : Yang ini hasilnya agak komplit dan rinci sebab menampilkan grafik tentang lamanya loading dari semua objek link yang ada dalam blog kita.

Http://MasterAstronomi.Blogspot.Com

3. Pakai Tool Stopwatch : Namanya juga stopwatch jadi kita akan tahu berapa detik loading blog kita

Http://MasterAstronomi.Blogspot.Com

4. Pakai Tool WebSiteOptimization.com. Yang ini hasilnya akan lebih komplit lagi, kita dapat mengetahui seberapa cepat waktu loading sebuah website apabila diakses menggunakan 6 kecepatan koneksi internet. Hasil tes juga disertai dengan analisis website yang dapat dipakai sebagai acuan untuk optimasi website lebih lanjut.

Selain itu agar blog/website kita tidak berat dan loadnya cepat ada beberapa tips yg mesti diperhatikan diantaranya :
A. Hapus Widgert/ script yang tidak penting2 amat
B. Kurangi jumlah atau perkecil gambar yang anda gunakan .
C. Sederhanakan CSS anda ..dengan cara mengkompresnya